Traveling Parenting Trip merupakan perjalanan liburan yang dirancang khusus bagi orang tua dan anak, untuk berlatih menerapkan pola pengasuhan dan interaksi Traveling Parenting.

Trip ini meliputi:

  • perjalanan liburan ke destinasi-destinasi wisata yang menarik bagi orang tua dan anak
  • pendampingan dari tim psikolog Traveling Parenting selama perjalanan
  • pelatihan langsung bagi orang tua untuk menerapkan Traveling Parenting selama trip berlangsung
  • konsultasi on-site dengan psikolog pendamping ketika orang tua memiliki pertanyaan, kesulitan, atau tantangan ketika mempraktekkan Traveling Parenting dalam perjalanan
  • pengaturan transportasi, akomodasi, konsumsi, dokumentasi dan aktivitas liburan, sehingga orang tua tak perlu mencemaskan perencanaan berlibur dan dapat berkonsentrasi berlatih melakukan Traveling Parenting

Traveling Parenting Trip dirancang berdasarkan kelompok usia anak yang berbeda-beda. Hal ini dilakukan karena untuk setiap tahapan usia anak, diperlukan keahlian Traveling Parenting orang tua yang berbeda-beda pula.

Traveling Parenting Trip dapat diikuti oleh ayah tunggal, ibu tunggal, maupun ayah dan ibu bersama anak-anak. Setiap trip hanya dapat diikuti oleh maksimal 20 peserta (termasuk orang tua dan anak) untuk memastikan interaksi yang efektif antara peserta dan tim psikolog selama trip berlangsung.

Traveling Parenting Trip Balita (1-5 tahun)

Traveling Parenting Trip Balita dirancang khusus bagi orang tua dengan anak-anak usia balita. Kami memastikan tempat tujuan untuk trip ini tak perlu ditempuh dalam waktu terlalu lama. Penginapan, makanan, fasilitas, serta aktivitas selama trip berlangsung juga didesain agar ramah bagi orang tua dengan anak-anak usia balita.

Fokus dalam Traveling Parenting Trip Balita adalah bagaimana orang tua dapat membantu anak-anak beradaptasi dengan lingkungan baru—dan berinteraksi dengan orang-orang baru pula.

Selama trip, Anda akan berlatih membiasakan anak keluar dari zona nyaman, dan membuat mereka cepat bisa menyesuaikan diri dengan berbagai situasi dan keadaan. Kemampuan ini penting bagi anak-anak balita yang akan memasuki tahapan baru dalam tumbuh-kembang mereka. Misalnya, ketika mereka akan bergabung dengan playgroup, atau masuk TK dan memulai masa sekolah.

Dokumentasi ingatan memegang peranan penting dalam Traveling Parenting Trip Balita. Anak-anak usia balita masih mengembangkan daya ingat mereka. Karena itu, orang tua perlu membangkitkan kenangan anak dengan menunjukkan foto-foto anak dan keluarga saat berlibur atau bepergian.

Selama trip ini, tim fotografer kami akan menangkap momen-momen Traveling Parenting Anda dan anak secara candid—agar Anda dan anak memiliki dokumentasi ingatan untuk membangkitkan memori dan perasaan akan ikatan yang Anda bangun selama perjalanan.

Traveling Parenting Trip Anak (6-12 tahun)

 Traveling Parenting Trip Anak merupakan trip ideal bagi orang tua dengan anak-anak usia 6 – 12 tahun.

Fokus dalam Traveling Parenting Trip Anak adalah bagaimana orang tua dapat membantu anak-anak mengembangkan sense of judgement. Anak-anak dapat mengasah kemampuan mereka dalam menilai dan menganalisis situasi/keadaan, serta memiliki ketajaman rasa dan pertimbangan dalam mengidentifikasi baik dan buruk.

Selama trip, Anda akan berlatih membantu anak membangun karakter dan hubungan yang sehat dengan diri sendiri, maupun orang lain. Dalam masa ini, anak-anak mulai dapat berlatih mengekspresikan diri secara baik, serta diasah kemampuannya dalam berdiskusi, bernegosiasi, dan berkompromi.

Peran orang tua sebagai role model sangat penting bagi anak-anak dalam rentang usia ini; karena ingatan mereka telah menguat. Tahapan ini merupakan masa belajar optimal bagi anak secara kognitif maupun akademis. Karakter dan kepribadian anak mulai terbentuk selama usia ini.

Traveling Parenting Trip Remaja (13-17 tahun)

Traveling Parenting Trip Remaja memegang peranan krusial dalam membina ikatan antara orang tua dan anak. Pada masa ini, pengaruh teman dan lingkungan sangat kuat dalam membentuk pola pikir mereka. Waktu mereka pun lebih banyak dihabiskan di luar rumah—sehingga interaksi orang tua dan anak semakin berkurang. Di sisi lain, ini adalah tahapan paling akhir untuk melatih mereka hidup mandiri.

Bepergian dan melakukan perjalanan bersama anak remaja Anda menjadi momen penting yang dapat Anda gunakan untuk memperat ikatan emosional anak dengan keluarga.

Fokus dalam Traveling Parenting Trip Remaja adalah pendampingan orang tua dalam membantu anak-anak mengasah kepekaan mereka akan dunia di sekitarnya. Orang tua mulai melibatkan anak dalam mengambil keputusan dalam hidup, serta merencanakan dan menjalankan keputusannya dengan baik.

Anak diajak memahami peran yang dapat ia mainkan dalam hidup—lewat berbagai keputusan dan pilihan yang diambil. Ini termasuk pilihan akan ilmu yang hendak dipelajari, hingga ketertarikan akan profesi yang ingin ditekuni.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *